YOGYAKARTA, PedomanNEWS – Kantor Delegasi Uni Eropa (UE) untuk Indonesia, Brunei Darussalam dan ASEAN bekerjasama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar konfrensi tentang energy terbarukan.

Konferensi yang bertajuk Pekan Sampah untuk Energi (Waste to Energy) ini berlangsung di Yogyakarta ini merupakan program berjangka empat tahun dimulai dari tahun 2013 ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah Indonesia dalam menciptakan iklim perdagangan serta investasi yang sehat serta membangun perekonomian yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya Dubes UE untuk Indonesia, Brunei Darussalam dan ASEAN, Olof Skoog mengatakan bahwa pihaknya sangat gembira serta antusias dengan acara ini.

“Delegasi Uni Eropa sangat gembira  menjadi bagian dari Waste to Energy Week dan Uni Eropa antusias dalam mendukung  pemerintah-pemerintah kota di Indonesia dalam menemukan solusi teknologi, pendanaan,  dan operasional terbaik untuk membangun fasilitas pengelolaan sampah untuk energi.” ucapnya

Sementara itu, Direktur Jenderal Energi Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM RI, Rida  Mulyana, pembangunan sarana dan fasilitas untuk energy terbarukan akan terus dikembangkan sesuai dengan komitmen pemerintah.

”Pembangunan sarana dan fasilitas infrastruktur energy terbarukan akan terus  dilakukan selaras dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan energy terbarukan  sehingga tercapai kemandirian dan ketahanan energi.” ucapnya

Sedangkan menurut Didik Purwadi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Yogyakarta mewakili Gubernur DI Yogyakarta mengatakan dengan adanya konferensi ini diharapkan dapat menjembatani upaya untuk pemanfaatan sampah menjadi sumber daya.

“Dengan adanya Pekan Waste to Energy ini, diharapkan program TCF yang didanai oleh Uni  Eropa dapat menjembatani upaya-upaya untuk pemanfaatan sampah menjadi sumber daya;  utamanya menjadi energy serta terjalinnya kerjasama antar pemangku kepentingan lintas  sektor baik dari sisi teknologi, kerangka regulasi ataupun dari sisi pendanaan baik dari dalam  negeri ataupun kerjasama pihak internasional” ujar Didik Purwadi, Asisten Ekonomi dan  Pembangunan Yogyakarta mewakili Gubernur DI Yogyakarta

Konperensi ini akan mendiskusikan berbagai isu seperti peraturan, kebijakan serta solusi  teknologi maupun pembiayaan bagi proyek-proyek WtE. Sejumlah pemerintah kota  Indonesia akan memperoleh kesempatan untuk memaparkan rencana-rencana WtE mereka,  dan akan mendapatkan tanggapan dan saran secara langsung dari asosiasi dan  perusahaan-perusahaan Eropa yang terlibat.

sumber: http://pedomannews.com/

Comments   

 
0 #1 Eko Tripono H 2014-10-01 09:00
Selamat Pagi Indonesia,
Saya sangat tertarik dengan artikel ini, harap email Contact Person Dubes UE untuk Indonesia/Sekre tariat UE yang membidangi masalah ini. Terima kasih.

Wassalam,

Eko Tripono H
087864079293
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh